Sabtu, 18 Februari 2017

Ibu Tersangka Tersangka Mempunyai Perasaan Buruk Saat Kematian Kim Jong Nam

Wajah Siti Aisyah telah memercik di surat kabar dan saluran berita di seluruh dunia sebagai tersangka dalam pembunuhan pengasingan Korea Utara Kim Jong Nam.


Tapi Nyonya Benah masih berusaha memahami dari laporan media mengikat putrinya untuk pembunuhan berani langsung dari novel mata-mata. Berbicara kepada The Sunday Times kemarin di rumahnya di Serang, Nyonya Benah mengatakan bahwa dia percaya putrinya tidak bersalah dan berharap pemerintah Indonesia akan membantu 25 tahun, bungsu dari tiga anaknya.

"Dia bukan tipe orang yang bisa melakukan apa yang dia telah dituduh," kata Madam Benah, 50, suaranya gemetar karena emosi. Kemarin, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengirim permintaan ke Menlu Malaysia Anifah Aman untuk akses ke Siti Aisyah, sehingga staf kedutaan dapat memastikan dia diberikan hak hukumnya.

Naluri seorang ibu dia mengatakan seseorang telah memintanya untuk bergabung dengan produksi TV pembuatan film menipu orang di Malaysia. Sebagai seorang ibu, saya punya firasat buruk tentang itu ...

Sebuah laporan di sebuah koran Malaysia pada investigasi yang sedang berlangsung atas kasus pembunuhan Mr Kim Jong Nam, setengah-saudara pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, di Kuala Lumpur Senin lalu.
Cerita terkait
Tersangka menyaksikan serangan seperti membuka: Polisi

Cerita terkait

Kim Jong Nam menyimpan profil rendah selama tinggal di Singapura Serang, sebuah kota kecil di provinsi Banten, adalah dua sampai tiga jam dari Jakarta, ibukota Indonesia, dengan mobil.

Senin lalu, Mr Kim, yang terasing saudara tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dibunuh oleh racun di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Empat kode pos tangerang selatan tersangka telah ditangkap sehubungan dengan kasus ini. Siti Aisyah adalah salah satu dari dua wanita ditangkap.

Pacar Malaysia nya, Muhammad Farid Jalaluddin, 26, dan Korea Utara Ri Jong Chol, 46, juga telah dijemput oleh polisi.Wanita lain yang ditangkap adalah Doan Thi Huong, nasional 29 tahun Vietnam yang tertangkap kamera televisi sirkuit tertutup meninggalkan tempat kejadian di atas terpampang dengan huruf "LOL".

jong-nam1.jpg
 Pembunuhan aneh Mr Kim, 45, anak sulung dari mendiang pemimpin Korea Utara Kim Jong Il, akan kemungkinan suatu hari akan berubah menjadi sebuah film.

Cerita terkait

Sebuah kehidupan penuh dengan bahaya

Cerita terkait

Korea Selatan mencoba untuk memahami pembunuhan

Madam Benah mengatakan dia tidak tahu Doan dan dua laki-laki, menambahkan bahwa ia selalu berpikir Siti Aisyah adalah seorang asisten penjualan di toko pakaian di Batam. Dia menambahkan bahwa putrinya berbicara sedikit bahasa Korea dan Inggris, tetapi tidak akan mengomentari laporan media yang mengatakan Siti Aisyah telah bekerja sebagai sebuah klub malam nyonya rumah atau di spa. Siti Aisyah kadang-kadang akan mengirim uangnya - sekitar 500.000 rupiah (S $ 53) setiap kali, kata Madam Benah.

Sebelum Siti Aisyah pergi untuk bekerja di Batam, ia tinggal di Tambora, sebuah distrik di Jakarta Barat, di mana dia bekerja di sebuah pabrik pakaian seadanya dijalankan oleh orang tua dari dirinya kemudian suami Gunawan Hasyim.

Pasangan ini bercerai pada 2012 dan mereka anak tujuh tahun Rio sekarang tinggal bersama kakek dari pihak ayah di Tambora.

Ibu mr Gunawan, Ibu Lian Kiong, mengatakan Detik berita bahwa Siti Aisyah mengunjungi Rio sekitar sekali setahun. "Terakhir kali ia di sini adalah pada Jan 28," katanya. "Dia menghabiskan malam dengan cucu saya dan kemudian meninggalkan hari berikutnya."

Terakhir kali Nyonya Benah melihat putrinya juga bulan lalu, sebelum Siti Aisyah perjalanan ke Jakarta pada 24 Jan untuk melihat anaknya. Sebuah laporan ABC News kemarin mengatakan bahwa Siti Aisyah telah meminta ibunya untuk berdoa untuknya sebelum dia berangkat ke Malaysia. "Dia mengatakan seseorang telah memintanya untuk bergabung dengan produksi TV pembuatan film menipu orang di Malaysia," Nyonya Benah seperti dikutip.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar